HBCE PEMUDA

PENDIDIKAN-PELATIHAN SDM PEMUDA

HBCE PEMIMPIN berkonsentrasi mendidik dan melatih SDM multi kompetensi untuk pemuda Kristen. Segmen yang dimaksud adalah kaum muda gereja dan para mahasiswa Kristen dari kampus-kampus umum (non seminari). Cakupan usia pemuda sendiri cukup luas, secara psikologis terentang antara masa akhir remaja (adolescence) sampai sekitar usia 40-an. Bahkan Barack Obama yang sudah 47-an pun dianggap sebagai representasi kaum muda.

Dasar pertimbangan untuk pengembangan HBCE PEMUDA adalah sebagai berikut. (1) Banyak pemuda Kristen tidak produktif karena jatuh dan terjerat dalam rupa-rupa dosa dan perilaku menyimpang. (2) Sementara mereka yang aktif secara rohani cenderung tidak bepikir kritis. Sebaliknya, pemuda Kristen yang kritis cenderung berjiwa pemberontak dan liberal dalam iman. (3) Pemuda Kristen juga tidak dikader secara multi kompetensi untuk disiapkan menjadi agen-agen pembaharu masyarakat. (4) Mereka, dengan fanatisme rohaninya yang sempit, menjadi eksklusif dan hanya menjadi ”jago kandang”. (5) Kebanyakan pemuda menjalani siklus hidup saja tanpa visi illahi, hanya berorientasi pada berkat dan kesuksesan hidup menurut standar duniawi. (6) Pengkaderan (pendidikan-pelatihan) multi kompetensi untuk pemuda sangat mendesak guna mempersiapkan Gereja masa depan yang berdampak lokal, nasional, dan global.

Faktor khusus yang mendorong Haryadi Baskoro untuk terlibat langsung dalam pembinaan SDM pemuda Kristen adalah sebagai berikut. Pengalaman masa remaja yang buruk: penuh pemberontakan di satu sisi (karena idealisme) dan kebobrokan rohani (karena terikat banyak kuasa gelap) di sisi lain, yang akhirnya dibaharui oleh Roh Kudus, menumbuhkan rasa terbeban luar biasa untuk melayani kaum muda. Setelah lahir baru, Haryadi bertumbuh dlam pelayanan, namun hanya menjadi ”jago kandang” yang berkarya di lingkup internal kekristenan. Baru setelah sadar, meskipun agak terlambat, akhirnya Haryadi mengembangkan SDM multi kompetensi sehingga mulai bisa berkarya nyata dan efektif di tengah masyarakat luas dalam rangka menunaikan mandat pembangunan rohani dan mandat pembangunan budaya. Kecuali itu, pelayanan-pelayanan awal yang Tuhan bukakan adalah di kalangan remaja-pemuda (PMK, KMK, retret remaja/pemuda gereja, dan sejenisnya). Ada pula ibu Manuputy (alm), seorang pendoa syafaat, bernubuat bahwa Haryadi akan menjadi pengemuka kaum muda. Seorang penginjil dari Bandung juga bernubuat bahwa Haryadi dipanggil menjadi ”kakak” bagi banyak kaum muda.

PARTNERS

Pelayanan kaum muda besar cakupannya. Haryadi Baskoro bekerjasama dengan banyak hamba Tuhan dan organisasi gereja dan non gereja (lintas denominasi) yang concern dalam pelayanan kaum muda. Salah satunya dengan pengurus pemuda GKII Filipi di bawah penggembalaan Pdt. Rehabiyam Bilung, Th.M. Di gereja ini Haryadi juga dipercaya menjadi salah seorang konsultan pengurus pemuda mereka.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: